Minggu, 06 November 2016

PEMASARAN

PEMASARAN


1.         DEFINISI PEMASARAN
Pemasaran merupakan salah satu kegiatan terpenting dalam sebuah perusahaan atau bisnis perdagangan yang dilakukan untuk meningkatkan usahanya dan juga menjaga kelangsungan hidup perusahaan yang dijalaninya. Dalam melakukan pemasaran agar bisa berjalan dengan baik, tentu harus memiliki keahlian dalam pemasaran. Untuk pembahasan kali ini penulis fokuskan pada pengertian pemasaran itu sendiri yang dijelaskan oleh para ahli.
Adapun pengertian pemasaran menurut para ahli akan dijabarkan berikut ini :
William J. Stanton
Pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari berbagai kegiatan bisnis atau usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga barang atau jasa, mempromosikannya, dan mendistribusikannya kepada konsumen dan bisa memuaskan konsumen.
Kotler & Amstrong
Pemasaran merupakan sebuah proses managerial yang orang-orang didalamnya mendapatkan apa yang mereka inginkan & butuhkan melalui penciptaan & pertukaran produk-produk yang ditawarkan & nilai produknya kepada orang lain.  
Philp Kotler 
Suatu kegiatan manusia yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui proses pertukaran.
Philip & Duncan
Pemasaran merupakan sesuatu yang terdiri dari segala langkah yang digunakan untuk menempatkan barang yang dijualbelikan ke tangan pembeli atau konsumen.
Bentuk-bentuk pemasaran
1.   Pemasaran langsung adalah sistem pemasaran yang menggunakan media iklan atau saluran-saluran langsung kepada konsumen untuk memudahkan suatu pemasaran produk dalam menjangkau dan meyerahkan produk kepada konsumen membutuhkan produk tersebut tanpa menggunakan perantara pemasaran.
2.      Word of Mouth Marketing (WOMM). WOMM adalah sebuah strategi pemasaran untuk membuat pelanggan kita membicarakan (do the Talking), mempromosikan (do the Promotion) dan menjual (do the Selling) yang disingkat menjadi TAPS (Talking, Promoting dan Selling) yang menjadi acuan dasar dari penelitian word of mouth marketing pertama di Indonesia.
3. Pemasaran secara online dilakukan melalui system computer online interaktif yang menghubungkan pelanggan dengan penjual secara elektronik.


Keunggulan dan kelemahan
1.      Pemasaran langsung
Keunggulan
1.      Pemasaran bisa dilakukan keberbagai elemen masyarakat
2.      Mudah untuk dipahami
3.      Dapat membina hubungan langsung dengan pelanggan
4.      Dapat menggunakan sejumlah saluran untuk menjangkau konsumen.
Kelemahan
1.      Mengganggu aktifitas konsumen yang sedang istirahat atau bekerja
2.      Melebih-lebihkan ukuran produk, kinerja dan harga eceran yang ditampilkan
3.      Kerahasiaan pelanggan tidak terjamin.

2.      WOMM
Keunggulan
1.      Pemasaran tidak membutuhkan biaya apapun
2.      Pemasaran dilakukan dengan cepat dan praktis disekitar area pemasaran
3.      Lebih dipercaya karena pemasaran dilakukan oleh orang yang dikenal
Kelemahan
1.      Tidak dapat dikontrol perkataan dan area pemasaran
2.      Dapat menjatuhkan citra perusahaan secara tidak langsung

3.      Pemasaran online
Keunggulan
1.      Pemasaran bisa dilakukan kapan saja tanpa batas waktu
2.      Lebih mudah dijangkau
3.      Tidak membutuhkan kantor cabang atau retail
Kelemahan
1.      Tidak murah biaya pengembangan dan perawatan
2.      Tidak dapat melihat dan menyentuh barang yang akan dibeli

Contoh pemasaran
Pemasaran Langsung
Pemasaran langsung dilakukan oleh perusahaan Sumber Alfaria Trijaya atau Alfamart. Perusahaan ini melakukan pemasaran langsung dengan membuka toko retail atau cabang diberbagai kota dan daerah. Dengan tujuan agar masyarakat diseluruh pelosok negeri dapat merasakan produk produk yang dijual dan dipasarkan di Indonesia.

Pemasaran Online
Pemasaran online dilakukan oleh perusahaan adalah Tokopedia dan Zalora. Perusahaan Tokopedia melakukan pemasaran berbasis online dimana perusahaan hanya menyediakan lahan bisnis untuk para pengusaha dan perusahaan Zalora menyediakan lahan bisnis dan membuat produk dengan brand mereka sendiri yang dipasarkan secara online.

Pemasaran WOMM

Pemasaran WOMM dilakukan oleh seluruh masyarakat baik tua maupun muda. Contoh pemasaran WOMM adalah Seorang konsumen ingin membeli jaket di toko A, saat konsumen mendatangi toko A dia tidak dilayani dengan baik bahkan diacuhkan sehingga konsumen tersebut membeli jaket di toko B. Karena mendapat perilaku dari toko A tidak menyenangkan maka si konsumen menceritakan pengalamannya kepada keluarga, teman dan sahabatnya tentang buruknya toko A.

Sabtu, 08 Oktober 2016

Analisis SWOT terhadap Produk dan Jasa





ANALISIS SWOT TERHADAP
PRODUK DAN JASA
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/1/19/Logo_Gunadarma.jpg



Disusun Oleh :
         Kelompok                               : 2 (Dua)
            Nama Anggota                       : 1. Dennis Adam                   / 32413180
                                                              2. Fu’am Rezki Syaiqo         / 33413598
                                                              3. Hakim Maulana Taher    / 33413837
                                                              4. Puspa Ayu Tria Novia     / 36413962
            Kelas                                       : 3ID06
            Mata Kuliah                            : Kewirausahaan



LABORATORIUM TEKNIK INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2016


 Analisis SWOT
Analisis Swot adalah identifikasi beberapa paktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahaan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan strength dan opportunities, namun secara bersamaan dapat meminimalkan weaknesses dan threats. Strength, weakness, opportunity dan threat merupakan faktor - faktor strategis perusahaan yang perlu di analisis dalam kondisi yang ada saat sekarang ini. Analisis SWOT memiliki beberapa analisa yang terbagi dalam beberapa komponen dasar. Analisa ini terbagi atas empat komponen dasar yaitu :
·      S = Strength
Yaitu situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.
·      W = Weakness
Yaitu situasi atau kondisi yang  merupakan kelemahan dari organisasi atau program pada saat ini.
·      O = Opportunity
Yaitu situasi atau kondisi yang merupakan peluang  di luar organisasi dan memberikan peluang berkembang bagi  organisasi di masa depan.
·      T = Threat
Yaitu situasi yang merupakan ancaman bagi organisasi yang dating dari luar organisasi dan dapat mengancam eksistensi organisasi di masa depan.

Produk dan jasa yang akan kami kembangkan diantaranya adalah sebagai berikut.

Produk
1.      Meja laptop
2.      Topi
3.      Sepatu
4.      Baju
5.      Sosis


Jasa
1.      Laundry
2.      Travel
3.      Coffee Shop
4.      Fotocopy
5.      Penyewaan

Analisis Swot Laundry
1.   Strength (S)
a.   Memiliki tujuan usaha
b.   Tempatnya yang strategis
c.   Ruangannya menggunakan kipas angin
d.   Kemampuan karyawan dalam melayani pelanggan
e.   Mempunyai cabang dimana-mana
f.    Harganya terjangkau dan relatif murah
g.   Hasilnya memuaskan, pakaian harum dan bersih
h.   Terima kiloan dan satuan (boneka, jas)
i.    Jam buka dari jam 08 am – 10 pm
j.    Memiliki SDM yang telah berpengalaman dibidang menyuci dan menyetrika

2.   Weakness (W)
a.   Karyawan keluar jam kerja tanpa izin
b.   Pengelola jarang mengontrol
c.   Karyawan masuk jam kerja tidak tepat waktu sesuai dengan jam kerja
d.   Sering terjadi kekeliruan dalam membungkus pakaian
e.   Terima gaji tidak tepat waktu
f.    Sering mengalami kendala jika di musim hujan
g.   Barang nya diantar jemput oleh pusat, sehingga waktunya paling cepat 2 hari siap

3.   Opportnities (O)
a.   Berada ditempat strategis
b.   Bekerja sama dengan pusat De Nofuk loundry.
c.   Berada ditempat wilayah anak kos
d.   Jauh dari usaha loundry yang lain disekitar
e.   Mengurangin waktu dan tenaga konsumen yang sedang sibuk beraktifitas

4.   Threats (T)
a.   Adanya teknologi yang lebih canggih dalam pengeringan pakaian
b.   Adanya harga pesaing yang lebih murah pada saat promosi
c.   Strategis mudah ditiru
d.   Munculnya pesaing asing
e.   Konsumen semakin sensitif terhadap harga





Faktor eksternal dan internal Laundry
Faktor internal laundry
1.   Strongth
      a)   Telah memiliki izin usaha sewaktu bial ada pemeriksaan dan petugas maka De Nofuk laundry telah memenuhi persyaratan dalam membuka usaha jasa
      b)   Mempunyai usaha lain
      c)   Dilengkapi dengan tempat parker kendaran roda dua
      d)   Ruangan menggunakan kipas angin sehinggga para karyawan merasa nyaman ketika beraktivitas
      e)   Mempunyai karyawan yang mengerti keimanan atau kepuasan karyawan

2.   Weakness
a)   Adanya teknologi yang lebih canggih dalam pengeringan pakaian
b)   Mengelola jarang mengontrol ketempat usaha sehingga para karyawan merasa bebas dan tidak terikat dengan peraturan dan jadwal yang telah ditetapkan
c)   Pelanggan kadang mengeluh karena kekeliruan dalam mengambil atau pembungkusan pakaian tidak sesuai dengan pemilik pelanggan
d)   Kelemahan De Nofuk Laundry juga dalam memberi gaji karyawan tidak pada tepat waktunya.


Faktor exsternal De Nofuk Laundry
1)   Opportunity
a.   Berada di tempat strategis yang bias dijangkau oleh masyarakat
b.   De Nofuk Laundry bekerjasama Laundry cabang

2)   Treat
a.   Adanya ketidak puasan pelanggan sehingga pelanggan akan berpindah ke usaha jasa lain karena adanya  pelayanan- pelayanan yang tidak memuaskan.


Tabel Analisis Swot
E/I
S
W
OP
Mempunyai usaha lain, Berada ditempat strategis
- Sering terjadi kekeliruan dalam membungkus   pakaian
- Terima gaji tidak tepat waktu
-          Mengurangin waktu dan tenaga konsumen yang sedang sibuk beraktifitas
TH
-          Adanya teknologi yang lebih canggih dalam pengeringan pakaian
-          Adanya harga pesaing yang lebih murah pada saat promosi
-          Munculnya pesaing asing
-          Konsumen semakin sensitif terhadap harga
-          Karyawan keluar jam kerja tanpa izin
-          Pengelola jarang mengontrol

ANALISIS SWOT SEPATU
1.      Kekuatan (Strength)Kekuatan yang dapat diidentifikasi berdasarkan lingkungan internal pemasaran perusahaan adalah:
a.       Kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan cukup beragam
b.      Selalu melakukan penelitian
c.       Pengembangan produk dilakukan tiga bulan sekali
d.      Hubungan antara atasan dan bawahan baik
e.       Penggunaan teknologi mesin
f.       Metode pengetesan karyawan dengan jasa outsourcing

2.      Kelemahan (Weakness)
a.        Karyawan atau staff tidak disiplin
b.      Adanya masalah piutang yang tidak dibayar
c.       Keterlambatan pembayaran dari konsumen

3.      Peluang (Opportunity)maupun konsumen. Kerjasama dengan pemasok bertujuan menjaga ketersediaan bahan bakuyang   berkualitas,   sedangkan   kerjasama   dengan   distributor   dan   konsumen   bertujuanmempermudah kegiatan pemasaran yang berpengaruh terhadap peningkatan penjualan.
a.       Supplier bahan baku mudah didapat karena dekatnya dengan rumah industri.
b.      Dekat akses jalan tol
c.       Lokasi pergudangan dekat dengan tanjung perak / pelabuhan
d.      Rumah industri dekat dengan relasi dan pemukiman penduduk
e.       Terjalinnya hubungan yang sangat baik antara atasan dan bawahan
f.       Peluang mendapatkan   tenaga   kerja yang   berkualitas  dan kesempatan   kerja   bagipenduduk sekitar yang pada gilirannya dapat mengurangi pengangguran.
g.      Perusahaan menjalin kerjasama yang kuat dengan mitra baik pemasok, distributor

4.      Ancaman (Threat)
a.       Masuknya pesaing asing yang dapat melemahkan posisi perusahaan.
b.      Adanya pendatang baru dan lama yang memproduksi produk sejenis.
c.       Kebutuhan   sepatu  dan      yang  tidak   menentu   menjadi  ancaman  perusahaankarena mengakibatkan penurunan daya beli konsumen terhadap sepatu dan  yang berpengaruh terhadap volume penjualan.


Faktor eksternal dan internal
Faktor Internal Sepatu
1.      Kekuatan (Strength) adalah:
a.       Kegiatan promosi yang dilakukan perusahaan cukup beragam
b.      Selalu melakukan penelitian
c.       Pengembangan produk dilakukan tiga bulan sekali
d.      Hubungan antara atasan dan bawahan baik
e.       Penggunaan teknologi mesin
f.       Metode pengetesan karyawan dengan jasa outsourcing

2.      Kelemahan (Weakness)
a.       Karyawan atau staff tidak disiplin
b.      Adanya masalah piutang yang tidak dibayar
c.       Keterlambatan pembayaran dari konsumen

Faktor Eksternal Sepatu

1.      Peluang (Opportunity)maupun konsumen. Kerjasama dengan pemasok bertujuan menjaga ketersediaan bahan bakuyang   berkualitas,   sedangkan   kerjasama   dengan   distributor   dan   konsumen   bertujuanmempermudah kegiatan pemasaran yang berpengaruh terhadap peningkatan penjualan.
a.       Supplier bahan baku mudah didapat karena dekatnya dengan rumah industri.
b.      Dekat akses jalan tol
c.       Lokasi pergudangan dekat dengan pelabuhan
d.      Rumah industri dekat dengan relasi dan pemukiman penduduk
e.       Terjalinnya hubungan yang sangat baik antara atasan dan bawahan
f.       Peluang mendapatkan   tenaga   kerja yang   berkualitas  dan kesempatan   kerja   bagi penduduk sekitar yang pada gilirannya dapat mengurangi pengangguran.
g.      Perusahaan menjalin kerjasama yang kuat dengan mitra baik pemasok, distributor

2.      Ancaman (Threat)
a.       Masuknya pesaing asing yang dapat melemahkan posisi perusahaan.
b.      Adanya pendatang baru dan lama yang memproduksi produk sejenis.
c.       Kebutuhan   sepatu yang  tidak   menentu   menjadi  ancaman  perusahaan karena mengakibatkan penurunan daya beli konsumen terhadap sepatu dan  yang berpengaruh terhadap volume penjualan.


Tabel Analisis Swot
E/I
S
W
OP
Perusahaan dekat dengan pemukiman warga sehingga memudahkan untuk promosi awal produk.
Para pekerja didapatkan dari warga sekitar sehingga pekerja kurang disiplin dalam melakukan pekerjaan.
TH
Pekerja yang didapat melalui outsourcing, sehingga jika terjadi penurunan produksi maka pekerja bisa dikurangi.
Produk sejenis banyak memproduksi sehingga pesaing terus bertambah.


ANALISIS SWOT USAHA FOTOCOPY
Faktor Internal Usaha Fotocopy
1.      Strength (Kekuatan)
a.    Sumber daya manusia yang unggul baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
b.   Memiliki modal yang cukup.
c.    Kemampuan dalam tataran konsep dan praktek.
d.   Hasil fotocopy yang bagus karena mesin baru dan terawat.
e.    Kemampuan melakukan pengembangan usaha karena dari unit usaha ini akan mampu menyediakan kebutuhan dan keinginan yang lain.
f.    Memiliki relasi bisnis fotocopy yang banyak.

2.      Weakness (Kelemahan)
a.    Pengelola masih berstatus mahasiswa, memungkinkan fungsi kontrol yang kurang baik.
b.   Jam kerja harus menyesuaikan dengan waktu perkuliahan.
c.    Sulitnya koordinasi antara pemilik usaha dengan pengelola usaha.

Faktor Eksternal Usaha Fotocopy:
1.      Opportunity (Peluang)
a.       Kecenderungan mahasiswa memfotocopy materi kuliah daripada membeli buku.
b.      Dekat dengan pangsa pasar dan aktivitas administrasi.
c.       Mampu mengerjakan pekerjaan dalam partai besar karena pengelola memiliki akses yang banyak.


2.      Threats (Tantangan)
a.       Mengalami kesulitan dalam perkembangan usaha, karena usaha baru berada pada fase perintis.
b.      Tingginya biaya operasional ketika usaha baru mulai berdiri.
c.       Belum memahami karakter konsumen.

Tabel Analisis Swot
E/I
S
W
OP
Memiliki modal yang cukup sehingga mampu memperkerjakan karyawan dalam jumlah besar
Pengelola masih berstatus mahasiswa, memungkinkan fungsi kontrol yang kurang baik
TH
Hasil fotocopy yang bagus karena mesin baru sehingga biaya operasional menjadi tinggi
Sulitnya koordinasi antara pemilik usaha dengan pengelola usaha sehingga sulit mengembangkan usaha.