Tampilkan postingan dengan label BIOGRAFI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BIOGRAFI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Oktober 2013

JOSE MUORINHO

The young man who are not qualified to be a football player



Not many young football fans , are as lucky as him . He has fathered a goal keeper at a club in Portugal who later became a football coach .
Youth born in the small town of Setubal is known popular and very competitive . Her mother was very supportive activities.
Football is the most favorite activities since childhood . His father was very impressed with his knowledge of football .
To follow in the footsteps of his father, when adolescents , youth born January 26, 1963 , the entrance to the football team coached by his father .
But fate was not on his side , after going through various training and hard work , he otherwise would not be able to become a professional soccer player . Speed ​​and strength does not meet the minimum standards of a professional footballer .
Even so , he still wanted to pursue his dream as a footballer , but this time she did not support . The mother asked her to kiliah in economics .
The young man tried to follow the wishes of the parents and eventually went to college in economics . However , only a day he declared out of college and did not want to continue anymore .
He is not qualified to be a football player , he also did not want to be an economist or a field that is not connected with the ball .
Whether he should abandon the dream of being a footballer ?
The young man eventually chose to study in the field of sports . He realized , might not be a professional athlete , but he is looking at other opportunities to keep work related to football despite not being a football player .
 He took a trainer certification . He began his career as a translator , then rose to assistant coach , coach junior team until the coach finally risen to the top division .
This young man is Jose Mourinho , the Special One , the Only One and the Happy One . One football coach who is widely known as a champion coach . He handled the team always managed to get a trophy .
When trained FC Porto , the club managed to win 2 times the Portuguese Championships , Cup of Portugal , Super Cup Candido de Oliveira , and even won the Champions League trophy in 2004 and the UEFA Cup in 2003 . Whereas previously the club FC Porto is not taken into account .
When I coach Chelsea , wealthy football team began to dim , the team suddenly shine again won the English League 2 times in a row in 2005 and 2006 , the FA Cup 2007 , FA Community Shield and Carling Cup in 2005 , 2005, 2007.
Then he moved to Inter Milan , not even a year , the club gained Supercoppa Italiana in 2008 and after 2 years he brought the Italian club Inter Milan as the first holder of the Treble winners , Coppa Italia , Seria A and Champions League .
Then he moved to Spain on May 27, 2010 . Mou gave offerings Cup Copa del Rey in 2011 and La Liga trophies in 2012 , since then Mou referred to as the first coach who is able to achieve domestic trophies in 4 different countries ( Portugal , England , Italy , Spain ) . Until finally he called again to train at Chelsea in the season 2013/2014 to build a new empire after Fergie 's departure from Manchester United .

 source: No Excuse! by Isa Alamsyah and Google Translate 

José Mário dos Santos Mourinho Félix(Jose Mourinho)



Pemuda yang tidak qualified untuk menjadi pemain sepak bola


Tidak banyak anak pencinta sepak bola, yang seberuntung dirinya. Ia mempunyai ayah seorang goal keeper pada sebuah klub di Portugal yang kemudian menjadi pelatih sepak bola.
Pemuda kelahiran kota kecil Setubal ini dikenal populer dan sangat kompetitif. Ibunya sangat mendukung kegiatannya.
Sepak bola adalah kegiatan yang paling disukainya sejak kecil. Ayahnya sangat terpukau dengan pengetahuannya tentang sepak bola.
Untuk mengikuti jejak sang ayah, ketika remaja, pemuda kelahiran 26 Januari 1963 ini, masuk ke tim sepak bola yang dilatih oleh ayahnya.
Akan tetapi nasib tidak berpihak padanya, setelah melalui berbagai latihan dan kerja keras, ia dinyatakan tidak akan mampu menjadi pemain sepak bola profesional. Kecepatan dan kekuatannya tidak memenuhi standar minimal seorang pesepak bola profesional.
Meskipun begitu, ia tetap ingin mengejar impiannya sebagai pemain sepak bola, tapi kali ini ibunya tidak mendukung. Sang ibu memintanya untuk kiliah di bidang ekonomi.
Pemuda ini mencoba mengikuti keinginan orang tua dan akhirnya masuk kuliah di bidang ekonomi. Akan tetapi, hanya sehari ia menyatakan keluar dari kuliah dan tidak mau melanjutkannya lagi.
Ia tidak qualified menjadi pesepak bola, ia juga tidak mau menjadi ekonom atau bidang yang tidak terhubung dengan bola.
Apakah ia harus meninggalkan impian menjadi pemain sepak bola?
Pemuda ini akhirnya memilih untuk kuliah di bidang olah raga. Ia sadar, tidak mungkin bisa jadi atlet profesional, tapi ia melihat peluang lain untuk tetap bisa bekerja yang berhubungan dengan sepak bola sekalipun bukan menjadi pemain sepak bola.
 Ia mengambil sertifikasi pelatih. Ia memulai karir sebagai penerjemah, lalu meningkat menjadi asisten pelatih, pelatih tim Junior sampai akhirnya meningkat menjadi pelatih divisi utama.
Pemuda ini adalah Jose Mourinho, the Special One, the Only One dan the Happy One. Salah satu pelatih sepak bola yang dikenal luas sebagai pelatih juara. Tim yang ditanganinya selalu berhasil mendapat tropi.
Ketika melatih FC Porto, klub tersebut berhasil memenangkan Portuguese Championships 2 kali, Cup of Portugal, Super Cup Candido de Oliveira, dan bahkan meraih tropi Champions League 2004 dan UEFA Cup 2003. Padahal sebelumnya FC Porto bukan klub yang diperhitungkan.
Ketika melatih Chelsea, tim sepak bola kaya yang mulai redup, tiba-tiba tim tersebut kembali bersinar menjuarai Liga Inggris 2 kali berturut-turut 2005 dan 2006, FA Cup 2007, FA Community Shield 2005 dan Carling Cup 2005, 2007.
Lalu ia pindah ke Inter milan, belum genap setahun, klub tersebut memperoleh Supercoppa Italiana 2008 dan selang 2 tahun ia membawa Inter Milan sebagai klub Itali pertama pemegang Treble winner, Coppa Italia, Liga Seria A dan Liga Champion.
Kemudian ia hijrah ke Spanyol pada 27 Mei 2010. Mou memberi persembahan piala Copa del Rey 2011 dan piala La Liga 2012, sejak saat itu Mou disebut sebagai pelatih pertama yang mampu meraih piala domestik di 4 negara berbeda (Portugal, Inggris, Italia, Spanyol). Sampai akhirnya ia di panggil lagi untuk melatih Chelsea di musim 2013/2014 untuk membangun kerajaan baru setelah kepergian Fergie dari MU.
Nama lengkap José Mário dos Santos Mourinho Félix
Tanggal lahir 26 Januari 1963 (umur 50)
Tempat lahir Setúbal, Portugal
Tinggi 1.75 m (5 ft 9 in)[1]
Informasi klub
Klub saat ini Chelsea (pelatih)
Kepelatihan
Tahun Tim

2000
2001–2002
2002–2004
2004–2007
2008–2010
2010–2013
2013–
Benfica
Uniao de Leiria
Porto
Chelsea
Inter Milan
Real Madrid
Chelsea





Minggu, 27 Oktober 2013

Biografi EBIET G ADE



Menyanyi Karena Tidak Bisa Puisi

Sejak kecil bakat seni mengalir pada diri anak banyumas ini. Ketika anak lain bermain sepak bola, ia lebih suka naik sepeda ketempat tertentu, melihat matahari terbenam, memandang langit keemasan, mendengar gemericik air, dsb. Dimasa itu banyak yang mengira ia adalah anak pemurung atau pelamun.
Ketika sekolah di Yogyakarta, bakat seninya mulai terasah. Kebetulan kakak dari teman akrabnya adalah seniman dan punya paguyuban seniman. Ia sering bergaul dengan mereka.
Dari awalnya Cuma menonton dan menjadi penggembira, ia mulai membuat puisi. Ia berhasil membuat banyak syair puisi indah, namun tidak bisa mendeklamasikan puisi sebagaimana penyair lain.
Karena tidak mampu membaca puisi secara langsung, ia mencari cara agar tetap bisa membaca puisi dengan cara yang lain, tanpa harus berdeklamasi.
Ia menemukan jalan keluarnya. Penyair muda itu mulai menggunakan musik gitar dan menyanyikan syair-syairnya. Kebetulan ketika kecil ia sudah belajar gitar. Gubahan syairnya kini berubah menjadi lirik lagu yang indah. Tanpa sadar ia ternyata juga bisa menemukan nada-nada yang indah untuk syairnya. Ia baru sadar bisa membuat lagu.
Setelah sekian lama berkarya, mengamen di Malioboro, dan tampil deiberbagai panggung, teman-teman mendorongnya untuk rekaman, ia menolak karena tidak yakin karyanya akan diterima. Teman-temannya memaksa untuk membuat demo dan mengantarnya kebeberapa studio rekaman. Ternyata ada salah satu studio tertarik dan mengundang penyair yang bernyanyi akibat tidak bisa berdeklamasi ini.
Apakah ini kisah tentang penyanyi yang tidak berbakat?
Tidak, ini bukan kisah tentang seniman tidak berbakat.
Ini adalah kisah masa lalu Ebiet G. Ade yang kini dikenal sebagai legenda hidup pelantun lagu balada di Indonesia.
Beruntung Ebiet tidak bisa berdeklamasi, sehingga kita mempunyai penyanyi balada yang mewarnai musik Indonesia.
Sentuhan musiknya telah mendorong pembaruan pada dunia musik pop Indonesia. Ebiet sempat merajai dunia musik pop Indonesia di kisaran tahun 1979-1983.
Lagu-lagunya ditulis sendiri, dan ia memilih tidak menyanyikan lagu yang diciptakan orang lain.
Tema lagunya beragam, mulai dari lagu bertemakan alam, sosial-politik, bencana, religius, keluarga dan cinta.
Sejauh ini sedikitnya terdapat 25 album yang sudah diterbitkan oleh berbagai perusahaan rekamaan.
Berbagai penghargaan pun sudah diterima, diantaranya: 18 Golden dan Platinum, 10 Lagu Terbaik ASIRI, Penghargaan Lomba Cipta Lagu Pembangunan, BASF Award (1984-1988), Penyanyi solo dan balada terbaik Anugerah Musik Indonesia (1997), dan lainnya.


Nama lahir Abid Ghoffar bin Aboe Dja'far
Lahir 21 April 1954 (umur 59)
Bendera Indonesia Wanadadi, Banjarnegara, Indonesia
Pekerjaan Penyanyi
Tahun aktif 1979 - sekarang
Pasangan Koespudji Rahayu Sugianto
Anak Abietyasakti "Abie" Ksatria Kinasih
Aderaprabu "Dera" Lantip Trengginas
Byatriasa "Yayas" Pakarti Linuwih
Segara "Dega" Banyu Bening
Orang tua Aboe Dja'far (ayah)
Saodah (ibu)
Situs resmi http://www.ebietgade.com



























 
Sumber : NO Excuse!, Isa Alamsyah
                 http://id.wikipedia.org